Semangat yuuk

Drama Cut Nyak Dien

Drama Cut Nyak Dhien yang pernah saya mainkan mengusung tema semangat melawan penjajah, semangat membangun Aceh, dan semangat semangat lainnya.

Semoga tahun 2014 bisa jadi tahun yang penuh semangat bagi saya dan yang lain ūüôā

Advertisements

HAPPY NEW YEAR

It took long time to make third post *sigh. But actually this new year moment would be good for me to be more serious to write my blog.

Seperti kebanyakan manusia lainnya, saya sudah pasti bikin resolusi, meskipun peluang untuk semuanya berhasil yaa begitulah :p. Tahun ini bahkan saya bikin 30 resolusi dong -_- (damn, i should know that making resolution is way easier than doing it). Tapi toh sya mikir lagi, Gapapa sih banyak resolusi kalau semuanya bagus, kenapa engga? Asal serius ngejalanin aja, jangan malah ditelantarkan. ūüôā

Sengaja saya post biar jadi pengingat saya (malu, kalo udah ditunjukkin tapi ga dilaksanain). atau buat jadi ajang saran kritik yang lain juga ke saya, dan mungkin bisa jadi inspirasi buat yang mau bikin resolusi :p (*abaikan)

Oke kira kira sih begini ūüôā

——–> Update! Udah tahun 2015 kan saat nya checklist mana yg gagal dan mana yang accomplished

Khatam Al-Quran (setahun sekali minimal harusnyaa :)) (done)

Diperbanyak puasa senin kamis dan shalat tahajud (relatively less than years before –> Failed)

Kelarin semua urusan dokumen yang hilang (KTP, SIM, KTM) huhu (done, tapi KTP sempet ketinggalan lagi, untung ketemu T_T)

Make scrap book before graduation day (wacana sekali)

Tidak banyak mengeluh atau berkata ck sambil pasang muka bete hehe (almost, considering 2013 year as my biggest complaining year of my life, this year is just better)

Nyoba 5 kuliner baru di Bandung (done,,, XD lebih bahkan)

WISUDA WISUDA WISUDA, DAN HARUS TAU MAU NGAPAIN SETELAH ITU (syudaah :’) )

TA serius! Kompre serius! Jadi asisten petrofisika ūüôā (done alhamdulillah)

Naik 1 Gunung (get ready for some adventure XD)  (still wacana)

ikut kompetisi, be struggle (done for POD competition)

Belajar masak (haha) (jangankan belajar, pelaratannya aja ga kebeli -_-)

Belajar untuk lebih teratur dan rapi (consider how really messy i can be) (susyaaah bgt ini tolong.. ūüė¶ )

Grow up TOEFL, GRE (Gah,, TOEFL malah turun dari zaman SMA, T_T) (belum test lagi –> not clear)

Read more books (NOPE.. i miss my old me being nerd book lover)

Doing Charity (fail fail)

Ketemu sahabat lama (SMP) : Rahma, Ratu, Ayu, Icha (belum sempat ūüė¶ )

Bikin hadiah sendiri buat mama bapak (nabuuung) (only simple gift –> anggap done saja)

Sayonara cuek dan careless (ini hampir wacana kalo engga berusaha sekuat tenaga sih) (again, it is so hard to change natural habit and behaviour, sure it will need more times gradually)

Update blog (tetot) (*sapu sapu blog yang berdebu)

Take care my troble-prone skin 0_0 (take care sudah, but definitely haven’t found HG routine and product, masih trouble prone sekali)

Memaksa diri untuk Minum air putih 2.5 Liter (jarang yaa anak kos :.”))

Always write your idea and share it. Biasanya selalu dipendam *ngomong ke diri sendiri (write down in my brain –> which is fail because it is just so easy to forgot)

Geothermal or Petroleum engineering!! Rock it (PE finally, done)

Dapet Gold standard buat SPE ITB SC (alhamdulillah even it reach more than just gold standard –> outstanding SC)

Humble cheerful (saat PMS terutama) (me? creepy personality all the time of course)

Perbanyak senyum (selama ini selalu dikenal sebagai orang galak, misterius dll :D) –> (try hard)

Maybeeee Pendamping wisuda? Naah,, just stupid me make that joke (heem, i really can not comment this dumb resolution :p)

Kasih sebanyak doa dan ucapan di hari ulang tahun (not routinely, but much enough)

Doa yang benar benar seterusnya terutama untuk orang tua, keluarga, teman, orang orang (selalu kok –> ga boleh jadi resolusi lagi karena doa itu keharusan)

Peduli masyarakat (jangan apatis) (sooooo abstract)

Most of my resolution seems so absurd sih. Lebih jelas saya sudah mencatat kok per point resolusi itu, kriteria jika gagal atau sukses, dan tips buat mencapai itu yang bisa saya lakukan secara nyata. Semoga berhasil semoga berhasil

can’t wait to rock 2014. here i coommee XDXDXDXD

Sudah 9 tahun, Tsunami Aceh

Rasanya waktu berlalu begitu cepat, Sudah 9 tahun sejak Bencana Terbesar melanda Bumi Aceh tercinta, Kota kelahiran saya.

Rasanya baru kemarin saya masih berpakaian kuning berjilbab putih, bersiap berangkat menuju mesjid Raya untuk mengaji

Rasanya baru kemarin saya merasakan guncangan hebat 9.2 SR

Rasanya baru kemarin saya berlari dengan kepanikan luar biasa bersama keluarga dan warga sekitar ketika seseorang tukang pos mengatakan “i laot ka ek” (arti : air laut telah naik)

Rasanya baru kemarin saya saksikan betapa air laut yang selama ini saya lihat sangat tenang mampu berubah membinasakan dan memporak porandakan kami semua. Air itu seperti menumpahkan segala kemarahan. Diterjang dan Ditelan semua yang ditemui baik rumah, sekolah, mobil apalagi kami, manusia yang lemah tiada apanya.

Rasanya baru kemarin Allah memutuskan untuk akhirnya mengambil mama dan nia ke sisiNya. Ikhlas adalah saat mengetahui Nia pergi dalam keadaan masih di bawah umur dan mama sempat sering sekali mengucap kalimat Allah sebelum meninggalkan kami. Semoga Allah mengampuni seluruh dosa mereka. Amiin

Image

Untuk seluruh warga Aceh, Tsunami Aceh memang menjadi catatan Pahit negeri ini. Tapi jangan terus meratapi dengan kesedihan. Bangkit dan maju demi kemajuan Aceh.

Karena mimpi anak itu indah

kawan coba lihatlah di langit yang tinggi

terbang di angkasa, besar sekali

terbuat dari besi

besar dan gagahnya

siapakah yang tahu apa namanya

aku.. tahu..itu kapal terbang

aku.. ingin menjadi pilotnya

alangkah.. senangnya hatiku bila ku berada di atas sana

betapa senangnya hatiku bila kan ku dapat keliling dunia

Kesan pertama begitu saya dengerin lagu ini: sebuah lagu anak-anak yang sederhana, tapi sarat dan kaya akan mimpi. Sebenarnya masih ada potongan lirik lainnya, tetapi saya rada lupa. Lagu ini udah lama banget saya nyanyiin bareng teman-teman cilik saya semasa SD dahulu. (mungkin hampir 10 tahun lebih). Dulu saya juga baru tahu lagu ini waktu dikenalin pertama kali pas latihan. Biasanya kan lagu anak-anak yang booming kala itu lagu lagu semacam bintang kecil, pelangi, balonku yang super klasik atau kalo sedikit modern bisa lagunya trio kwek-kwek, sherina, tasha, cikita dll. Luckily, saya dapet kesempatan nyanyiin lagu ini buat ikut paduan suara tingkat SD, dan berhasil nganter tim paduan cilik SD saya ke tingkat provinsi dan meraih juara 2 (congkak dikit lah.. haha).

Dengerin lagu ini lagi bikin saya mendadak jadi kangen dengan wali kelas SD saya selama dua tahun berturut turut. Nama beliau Bu Ros. Guru saya yang luar biasa ini multitalented mulai dari mengajar pelajaran sekolah, paduan suara, seni, olimpiade, sampai pendidikan moral. Beliau ga pernah keliatan lelah ngelatih anak-anak SD yang bandel ini untuk tetap fokus paduan suara meski kadang beliau sering kesal sama tingkah anak-anak muridnya. Beliau juga kadang harus rela pulang sore karena latihan tambahan. Namun kelihatan nya beliau menikmati segala aktivitas ini dan terus ingin mendidik kita dengan sepenuh hati. Rindu banget sama karakter Bu Ros yang lucu tetapi kadang galak dan suka memotivasi. Ga heran kalo di tangan Bu Ros, paduan suara SD saya selalu menang kompetisi se Banda Aceh. It’s because her strong will and hardwork.

Terakhir kali kami sekelas¬†berbicara dengan beliau adalah ketika Bu Ros bilang jangan mau kalah dengan murid di kota besar, murid daerah juga memiliki potensi yang sama dengan mereka asalkan mau belajar dan terus belajar. Kala itu satu kelas akan menghadapi ujian semester pertama di akhir desember 2004, yang akhirnya dibatalkan karena tsunami sehari sebelumnya. (We surely miss you a lot, Bu :”)

pic source : link

Weleh,¬†saya kok mendadak jadi random dan mellow :D. It’s just little story behind the memorable song.

Berbicara mengenai lagu anak-anak yang mendidik dan sarat ilmu moral, udah tahu lah ya kalau kualitas lagu anak-anak sudah menurun drastis di era sekarang (lupa tapi tepatnya kapan mulai menurun). Bahkan bisa dibilang, hampir ga ada lagi yang memunculkan lagu anak-anak tersebut. Bisa jadi karena regenarasi kurang, baik pencipta lagu, penyanyi cilik, dan lain lain. Terakhir saya pernah dengar lagu yang dinyanyikan oleh bintang sinetron dan penyanyi cilik Umay. In my opinion, lagunya cukup menyenangkan dan punya pesan yang bagus lho buat anak anak seumurannya. Cuma mirisnya, kayaknya lagu itu ga terlalu terdengar gaungnya di anak-anak sekarang.

Liburan tahun lalu ketika¬†saya menghabiskannya di rumah, saya merhatiin¬†ada lagu cilik baru dan dinyanyikan penyanyi cilik yang cukup populer. Tapiii sayangnya, lirik lagunya ga sesuai dengan kesan yang seharusnya edukatif, informatif, menyenangkan dan ceria. Malah isi liriknya belakangan yang saya simak adalah tentang percintaan si bocah tersebut, pacaran, pedekate, dll. Meh.. specchless abis saya.¬†Lagunya sih easy listening, suara penyanyinya oke, dan kata adik saya, orangnya¬†ganteng (what thee.. -_-”) Mirip banget lah sama¬†Justin Bieber tempo dulu pas awal awal booming. Sama-sama masih bocah di bawah umur, tetapi kayaknya udah asam garam banget di bidang percintaan.

Saya sih cuma ngenes aja.  Dulu pernah ada isu bahwa banyak anak anak yang kekurangan lagu berkualitas, sehingga mereka terpaksa menyanyikan lagu lagu dewasa seperti lagunya peterpan, vierra, rossa dan penyanyi lain yang esensi liriknya jauuh di atas umur (dulu pernah rame diangkat jadi bahan protes suatu acara pemilihan bintang cilik yang sebagian besar lagu yang dinyanyikan adalah lagu dewasa).

Sekarang kayaknya ‚Äúlebih mendingan‚ÄĚ karena udah mulai muncul penyanyi cilik yang suaranya bagus, multitalenta dan mengusung lagu anak-anak (sebut merk boleh doong :D, a.ka Coboy junior dan kawan kawannya). Tapi¬†sayang banget¬†di beberapa lagu, esensi liriknya juga belum pantas dinyanyikan apalagi dikonsumsi anak-anak. Trus apa bedanya dong?

Ibarat setali tiga uang. Menurut saya sih ga akan terlalu banyak perbedaan antara lagu dewasa dengan lagu berkemas cilik tetapi lirik tetap dewasa. Sama-sama menjadi sebuah lagu yang belum saatnnya diperdengarkan untuk anak-anak. Bahkan menurut saya, kategori kedua lebih berbahaya dari kategori pertama. Seiring dengan berjamurnya lagu anak-anak seperti itu, anak-anak akan merasa bahwa esensi dari lirik tersebut akhirnya merupakan hal yang lumrah bagi mereka.

Saya salut banget sama pencipta lagu anak-anak legendaris yang menghasilkan banyak karya lagu anak-anak yang bagus. Kita mungkin mulai ngelupain nama nama seperti A.T Mahmud, Bapak kasur, Ibu Kasur, Pak Dal, Ibu Sud dan Papa T. Bob. Hampir semua lagu anak anak dibuat dari talenta talenta mereka. Kalau pingin lebih tau tentang mereka, bisa dibaca disini

Masih ingat banget di masa kejayaannya lagu anak-anak (which era saya masih masuk :p). We did sing it cheerfully, mau lagu anak anak klasik atau modern sama aja. Orang dewasa aja juga nyanyiin kok.

Ohya satu hal lagi, saya sama sekali ga¬†terkontaminasi tuh dengan lirik yang “aneh aneh”¬†(karena emang hampir ga¬†ada). Makanya jaman SD, saya ga¬†pernah kepikiran tuh tentang gebetan, “tembak-tembak an”, dan pacaran. It‚Äôs like: saya benar-benar jadi anak-anak yang bermain seutuhnya.

I hope, semoga suatu saat nanti dalam dalam waktu yang ga lama, bakal akan muncul lagi lagu anak-anak yang berkualitas baik dari nadanya, liriknya, maknanya  dan pembelajarannya. Ga perlu sih lirik yang berat-berat. Cukup dengan lirik yang simpel, nada yang ceria, tapi sarat keceriaan.

a long story to get here

Akhirnya, ini adalah blog wordpress yang kedua (?) yang tercipta juga. Saya sebelumnya kesel banget karena blog sebelumnya crash entah kemana dan dan hanya menyisakan trauma untuk membuat blog lagi -___-

Tapi berbekal semangat lagi udah 20 tahun (udah harus mulai nulis lagi), jadi saya bikin lagi deh blog baru. Semoga makin sering deh nulis. Saya sebenarnya ga punya pengalaman berarti dalam menulis. Jadi maklum saja kalo tulisan ga bagus-bagus banget, malah mungkin rada rada, hehe. But I keep learning how to write good. Saya nulis blog ini ga lebih sebagai sarana belajar, sarana curcol dan ekspresi. Syukur-syukur kalau disenangi pembaca sekalian (belum ada juga sih pembaca kayaknya hehe) nantinya.

Thanks for coming.. ūüôā